
Sahabat, apa yang membuat sosoknya begitu spesial ? bukan karena ia berisi komplit seperti martabak telor spesial atau semacamnya. Lalu apa gerangan yang menyebabkannya begitu dasyat hingga seolah hubungan kita dengan sahabat bagai rectoverso yang manunggal pada hakikatnya ?
Saya merujuk pada sebuah studi kasus kecil-kecilan dari kehidupan saya dan beberapa teman-teman saya. Sebuah gagasan sederhana terbentuk, mengapa kita nyaman dan memiliki rasa respect pada seseorang hingga menjadi sahabat adalah ;
1. Adanya sikap saling mendengar dan saling mengerti serta memahami kehidupan satu sama lain,
2. Timbulnya sikap saling menerima satu sama lain, walaupun secara konteks mereka berbeda pandangan mengenai suatu hal namun tanpa sikap intoleransi mereka mampu menerima perbedaan itu.
Bagi saya ini adalah dua kunci awal dan akhir dalam menentukan stabilnya sebuah hubungan persahabatan, karena adanya dua hal ini terjadi penetrasi/penembusan sosial sehingga memicu sebuah kaitan erat emosional satu sama lain. Jadi pada intinya mengapa timbul sikap harmonis bersahabat, hal ini karena dipicu oleh sikap mampu mendengar dan memahami. J
Nice-Nice
ReplyDeletereminds me with vitamin c's song:')
ReplyDeletemabok" tulisannya masih bagus.. aplg kalo nggak mabok? :p
@ Anonymous : Thanks :)
ReplyDelete@Julia : Wkwkwkkwk gw nulisnya dah ngantuk banget gt jul. jam 3 pagi neh :P