Tuesday, January 26, 2010

Mozaik PMVBB


Saya menulis artikel ini sebagai sebuah pesembahan untuk sahabat-sahabat yang akan meneruskan karya-karya saya selama berada di organisasi yang kini masih saya pimpin, Persaudaraan Musa-mudi Vihara Buddhasena Bogor (PMVBB).

Sahabat, pernahkah kita berpikir tentang sebuah Mozaik indah yang dibuat pada zaman Istanbul masih bernama Bizantium. Jauh sebelum Isatanbul dahulu bernama Konsantinopel, Bizantium adalah nama kota dimana perkembangan agama Kristen ikut berkembang, disana banyak terdapat mozaik-mozaik yang tersusun indah dan membentuk gambar-gambar Kristiani yang apik.

Ya sebuah mozaik adalah gambar yang disusun dari kepingan-kepingan kecil semacam keramik. dibutuhkan kecermatan untuk menyusun keramik-keramik kecil menjadi sebuah mozaik. Pernahkah kita membayangkan jika awalnya kepingan-kepingan kecil dari mozaik itu tidaklah indah ? semua layaknya sebuah serpihan biasa yang terkadang mudah kita abaikan.

Sedikit mengaitkan dengan cerita mengenai mozaik diatas, sering kali saya memutar otak ketika mengajak beberapa teman-teman kita untuk dapat berkontribusi di PMVBB, dan sebagian besar dari mereka menyerukan “saya hanya bisa sedikit berkontribusi,” tidak kah kalimat itu kini sudah mulai ramah saya dengar.

Merujuk lagi pada kisah mozaik itu, jika kita refeleksikan, bukan kah sebuah kontribusi kecil itu sama dengan sebuah sebuah kepingan mozaik kecil ? sepintas kita berpikir bahwa kepingan itu tidak berarti, namun jika kita mampu mengumpulkan kepingan-kepingan itu, bukankah akan menjadi sebuah mozaik yang indah.

Mari kita kumpulkan kepingan-kepingan kontribusi kita dengan saling merangkul satu sama lain dan merangkainya menjadi sebuah mozaik yang indah. Sejatinya tak ada sebuah kontribusi besar, semua hanya bermula dari sebuah kontribusi kecil yang dilakukan dengan penuh semangat dan cinta.

Semoga kita dapat terus merangkai mozaik-mozaik indah yang terukir dalam waktu seiring dengan perkembangan PMVBB dan perkembangan serta lestarinya Buddha Dharma di bumi Nusantara.

No comments:

Post a Comment